Archive for August, 2005

Kedewasaan…

Sunday, August 28th, 2005

Kedewasaan berfikir dan bertindak… orang tua yang bijak, selalu berusaha untuk menjaga kesehatannya.. Sesibuk apapun pekerjaan dan seberat apapun tekanan hidup seseorang, janganlah lupakan kesehatan diri.. Induk burung yang bersusah payah mencari makanan dan membawanya pada anak2nya tak pernah lupa untuk menyediakan makanan untuk dirinya sendiri, sebab bila sesuatu terjadi pada dirinya, tentu anak2nya akan mati kelaparan.. orang tua punya tanggung jawab seperti ini.. orang dewasa punya kesadaran untuk itu… jadi, apakah anda termasuk didalamnya?….

Kisah Peter Willingham..

Sunday, August 28th, 2005

Ayahnya meninggal, sehingga sewaktu muda ia sudah mulai menjalankan perusahaan, lalu ia meminang edis.. Baginya yang memiliki pekerjaan, keluarga yang terdiri dari istri dan anak merupakan tempat penenang hati… tapi, perkawinan sama saja seperti diikat dengan rantai.. ia menginginkan waktu yang lebih bebas, mengelilingi dunia dengan alas an bekerja, pulang ke rumah sekali dalam setengah tahun, bangga melihat anak2 yang tumbuh menjadi besar setiap bertemu.. edis yang selalu menyambut  dengan senyum… peter sangat mencintainya….

tapi.. entah sejak kapan, wajahnya mulai berkerut… lalu segalanya berubah. Perusahaan mulai hancur, istrinya tidak tersenyum lagi, anak2 meninggalkan rumah… Tapi Peter berusaha, karena ia mencintai istri dan anaknya… ia menjual tanah leluhur, menjual villa, kemudian ia pergi ke amerika tuk menanam modal. Ditengah kesibukannya itu edis jatuh sakit dan meninggal… peter tidak sempat mengantarkan kepergiannya…

yang membuat peter shock, bukanlah karena tidak dapat melihat kepergian istrinya… Selama 2 hari sejak edis jatuh sakit, ia tak pernah memanggil nama peter, nama yang telah berbagi rasa selama 40 tahun sekalipun…

sangat memalukan, saat itu peter baru sadar.. suami adalah perahu dan istri adalah pelabuhan.. dengan menikahi edis, ia telah merenggut kebebasannya, merenggut kehidupannya dan merenggut nyawanya… Dulu, peter berpikir, membuat khawatir orang-orang yang ia cintai dengan masalah pribadi adalah hal yang sangat tidak baik… sewaktu bisnisnya tidak memuaskan, dengan nekad semuanya ia atasi sendiri.. Peter tidak ingin menyusahkan keluarganya…. Akhirnya, ketika ia menyadari bahwa dengan tidak menceritakan apa-apa justru lebih kejam, semuanya telah berlalu dan semua telah hilang…. Kalau saja waktu itu ia mengatakan keadaannya pada seseorang dan peter mengetahu pentingnya arti kabar.. mungkin ia tidak akan sebatang kara begini dihari tuanya…

Þ          Pelajaran yang sangat berarti… daripada bingung bagaimana mengatasi kegelisahan dan permasalahan yang ada, memberikan rasa aman kepada siapa yang paling mengkhawatirkan kita.. bukankah itu hal yang penting? Beban yang teramat beratpun akan terasa sedikit ringan, jika ada seseorang yang berada disamping kita…

Pelangi…

Sunday, August 28th, 2005

Mengapa orang tidak bisa bahagia seperti harapannya…

Mengapa banyak orang yang lemah dan terpojok…

Kenapa?…..

Aku ingin mencari pelangi..

Aku ingin melihat warna warni kebahagiaan…

Aku ingin melihat pelangi, meski aku tahu mungkin itu tak bisa kutemukan….

Entah kapan, tidak sekarangpun tak apa-apa…

Andaikan tak mungkin olehku sendiri,

Mungkin pelangi tersebut dapat kutemukan bersama seseorang…. (the duck of mr fredward)

Kutipan syair the duck of mr fredward…

Wednesday, August 24th, 2005

Komik ini bisa dibilang mendekati for the rose, banyak
syair-syair yang tersembunyi di alur ceritanya…

 

“Aku merasakan dadaku sedikit bergemuruh… bagai turun
naiknya gelombang..

akhirnya berbuih banyak…. Sebagian… sebagian naik ke atas….

dan entah sejak kapan buih itu berubah menjadi burung-burung
kecil dan mulai mengepakkan sayap dengan ringannya”……. (the duck of mr
fredward)

Þ just like fallin or breakin, started with a
little wave, and finished with emptyness….

 

Beribu-ribu siang dan berjuta-juta malam aku menunggu
seperti ini, merasakan kau datang mencariku, merasakan bertemu denganmu… kalau
misalnya aku mati, lalu terlahir kembali jadi serangga kecil…. Aku akan
mencarimu…. Kemudian, tanpa harus menghisap darah manismu… aku akan setia…
meskipun misalnya suatu saat tangan putihmu itu merenggut nyawaku sebagai
serangga….

Dengarlah, meskipun jalan kita terpisah… sebelum lahir dan
sesudah mati, sekali lagi aku akan memelukmu dengan lengan ini, dengan sepenuh
hatiku… (the duck of mr fredward)

Þ Soulmate… the one who u meant to be, not by
destiny, but by heart would be…. 

 

Memang kalau sehat, tidak apa-apa sibuk, tetapi istirahatlah
dulu….

Berhenti dan lihatlah kebelakang, jalan yang telah kau
lalui….

Semua, diam-diam meyakinkan diri sendiri bahwa apa yang
telah dikerjakannya adalah hal yang berharga….

Padahal, sebenarnya dia tidak mengerjakan satu pun hal yang
besar…

karena itu, beristirahatlah sebentar…. (the duck of mr
fredward)

Þ Waktu
liat kalimat ini… huaaaahhh… mewakili bangetttt… 
kayaknya emang musti istirahat niiyy….

To my dearest friends…..

Wednesday, August 24th, 2005

Awal dan akhir cerita… baik atau buruk, manusia telah melewati satu drama….

Tidak bisa sama dengan yang telah lalu…. 

karena kuat bisa diubah, karena lemah harus berubah…

kalau tidak tahu keduanya…..

Tidak akan bisa menampilkan seorang manusia… (The duck of Mr.Fredward)

Perlihatkanlah tekadmu, cobalah tarik tirai panggung dengan kemampuanmu sendiri…. Setelah itu, aku akan bertepuk tangan untukmu…

Kisah peri salju..

Wednesday, August 24th, 2005

Dahulu kala, jauh di utara, di puncak gunung keramat tinggallah seorang peri cantik yang menguasai salju. Suatu hari ketika ia turun gunung,  ia jatuh cinta pada pemuda yang sedang berburu di hutan lebat. Supaya si pemuda mencintainya, maka sang peri langsung memohon… namun, si pemuda tak mau mendengarnya karena ia sudah memiliki tunangan yang sedang menunggunya di desa… di akhir cerita.. di malam tanpa bulan, peri itu menyesatkan si pemuda, menggiringnya ke hutan lebat, membuatnya kedinginan dan kemudian membunuhnya…..

Kisah ini, mungkin terdengar kejam…  seandainya si peri membiarkan pemuda itu hidup.. mungkin saja ia mencintai peri itu…. Tapi jika dibiarkanpun, si pemuda akan meninggalkan dirinya dan menikah dengan tunangannya….

Membunuhnya… bukankah si peri tak dapat lagi mendengar suara si pemuda… tak dapat lagi melihatnya, mengamati senyumnya…  meski demikian, mengapa ia melakukan hal itu?…. Setelah membunuh, si peri memeluk si pemuda dan melekatkan saljunya… ia menangis terus menerus, tanpa berkata apa-apa …..

Apa yang sebenarnya ada di fikiran si peri….  Meski ia tak berkata, hatinyalah yang berbicara… “hai, pemuda… ambillah nyawaku.. bekukanlah dengan es nyala api yang membakar ini, supaya diriku tak merasakan apa-apa lagi”… tidurlah, berakhirlah…. hilanglah cahaya, lalu aku akan terlepas dari siksaan dan aku dapat tinggal di dunia kesenyapan yang abadi….. kesenyapan yang abadi….  kata terakhir itu sedikit bergetar…. kemudian hati tersebut terhenti… tak lagi ada kata yang terucap.. tak ada lagi degup yang mengharap…..

…The End…

Kutipan syair dalam komik for the rose….

Monday, August 22nd, 2005

“dalam hatiku ada satu batu hitam kecil, batu kecil berwarna sangat kelam, meski begitu aku tetap menari”

Þ    ngga ada manusia yang 100% baik, 5,6,7 sifat buruk pasti ada dalam diri manusia..  meski begitu, mampukah kita menyadari dan menerimanya?…

“Sebening kristal yang berkilauan, terlihat kokoh, tapi rapuh… tak bisa diberikan, maupun diterima… yang kan mencair jika tersentuh….karangan bunga terindah yang ada di dunia”… 

Þ    sungguh, pendeskripsian “hati” yang sangat mengena… ya nggak :>

“walau suara itu tak berbentuk, tapi suara yang keluar dari tubuh manusia memiliki kehangatan… kehangatan yang dapat disentuh oleh tangan”…

Þ    suara hati seseorang, mungkin memang tak terlihat.. tapi kehangatan yang di pancarkannya.. benarkah anda tidak merasakannya?….

“Karna manusia gampang berbuat salah, pembelaan diri maupun kebohongan lebih baik ditelan langsung daripada cuma bisa berfikir dengan satu cara saja”….

Þ    Pembelaan diri maupun kebohongan kadang terucap tuk menutupi kesalahan kita.. kebenaran yang terucap, mungkin lebih buruk… bagaikan pisau tak bermata, yang mampu melukai… di saat kita khilaf, lupakan langsung…. Telan dan rasakan deritanya olehmu, jadikan itu kekhilafan pertama dan terakhir bagimu..

“Kecupan yang dilakukan dua bola mata”

Þ    Wahhh…. Gimana caranya tuuhh… ha..ha..ha..  Orang bilang, mata adalah jendela hati, ya ngga…  perhatian yang tak terucap tapi tersampaikan melalui tatapan mata…

“Dipermukaan jalan yang membeku, cahaya lampu dari mobil-mobil mengalir lewat. Saat kuintip, seorang lagi dari diriku berdiri dengan terbalik. Demikian juga dengan kota ini , orang-orang dan kegelapan malam”

Þ    Kebimbangan… disaat kita mengalaminya.. campur aduk perasaan yang terjadi sungguh tidak mengenakkan… tanpa terasa, kita telah bersikap berbalik dengan kebiasaan kita… lingkungan dan orang disekitar kita terlihat berbeda…. Entah.. siapa yang sebenarnya telah berubah… diriku ataukah mereka….

“Anak2 yang tiba didunia ini dengan menangis, datang dengan menggenggam apa dalam kepalan tangan kecilnya? Tangan kecil yang mengepal dengan sekuat tenaga”.

Þ    Harapan… disaat seseorang lahir kedunia ini, ia menangis dengan mengepal sebongkah harapan, harapan tuk dimiliki dan disayangi seutuhnya…

4 the rose…

Monday, August 22nd, 2005

4 the rose…

komik roman yang bener2 bagus…

Bagi yang belum pernah baca ni komik.. dijamin nyesel deh… pokoknya a must read comic….

Teruntuk sang mawar…. Itu kalo diterjemahin ke bahasa

Indonesia

… n, artinya emang ngepass abiss, ntah neeh, buat yang udah mbaca.. ada yang nyadar ngga yakk…

Sapa mawar yang dijadiin tema di komik ini… kalo ada yang nebak yuri, nope, mnurutku salah… apalagi kalo ada yang nebak mawar afi… wahh.. asli ngga nyambung… he..he..

Mnurutku, mawar dalam konteks ini sebenernya shuko… got it?… Akemi yoshimura menginterpretasikan shuko yang memiliki performance cantiq abiss dengan sifat yang berbanding terbalik, tapi emang seperti itulah mawar, terlihat indah dan mempesona namun memiliki duri yang mencuat disekelilingnya, menarik perhatian tapi disaat yang sama, melukai siapapun yang mencoba menyentuhnya..  meski begitu, duri yang terlihat masih sangat baik dibandingkan dengan duri yang tersembunyi.. keburukan yang terlihat dalam sikap dan ucapan terkadang menyamarkan kebesaran dan kebaikan hati sang mawar.. yup, mengatakan langsung apa yang ada didalam fikirannya jauh lebih baik daripada bersikap ramah, tapi menyimpan seribu duri dalam hatinya..

Kesemua peran dalam cerita 4 the rose ini memang diperuntukkan bagi shuko. Nekokichi dengan pola fikir freaknya, justru memberikan suatu pola pandang dari sudut yang berbeda bagi fuyo dalam menginterpretasikan figur “ibu”.. Pertengkaran, kemarahan yang ditujukan pada shuko, sebenarnya merupakan manifestasi dari rasa cinta pada ibunya. Yuri dengan segala kerendahan dirinya dan kebaikan hatinya, mengubah Sumire dan Aoi, dan menempatkan dirinya tuk mewakili harapan shuko. Dalam hal ini, si penulis mencoba menjelaskan kalo, pangeran yang sejati mampu menemukan putri dalam hatinya, bukan dalam penampilannya… pokoknya komik yang memang memiliki dialog yang mirip dengan karya sastra… banyak kalimat kalimat yang memiliki banyak makna didalamnya… lucu bangett… tapi dilain fihak, jika dicermati dan dihayati, mampu membuat mata berkaca2… ngga percaya?… baca deh…

Dan diakhir cerita, shuko mempelajari hal yang sangat penting, bahwa meski ia kehilangan orang yang paling berharga bagi dirinya, cinta sejatinya.. namun, ia mendapatkan cinta sejati lain, dalam bentuk keluarga… keluarga yang sungguh tak ternilai…  ending critanya bagus banget.. dengan kalimat penutup:

“Semua anak adalah bunga, bunga yg terus mekar sampai akhir hayatnya. Satu persatu mereka lahir dengan memeluk kuncupnya, tiada yg tahu buah apa yg akan dihasilkannya. Karna itu, bagaimana? Kita mekarkan bunga milikmu maupun bunga milikku?

Kemudian, entah kapan ketika tiba saat tuk  menengok keatas, langit ini seakan ada aku yang tanpa sadar dipenuhi debaran jantung dalam hujan badai maupun dalam kegelapan malam…. seakan ada aku yang tertawa gembira dengan berkata, “ada hari esok!”

Sungguh, kalimat yang sangat indah… setiap orang terlahir istimewa…maka, bercermin dan lihatlah,… sesungguhnya bayangan yang terpantul adalah bayangan orang yang sangat berbahagia….