Judul yang aneh khan..he..he.. tapi apa yang ditulis ni buku lumayan bikin ak tertegun…
Sekelumit kalimat yang bikin aku tertegun niiy…
Akupun sekarang sedang mencari ’orang satu-satunya’, orang yang mencintaiku karena apa adanya aku….
Orang yang mencintaiku meskipun aku tidak bisa mengabulkan impiannya…
Tapi……….
Diriku yang satu lagi berkata….
Apakah benar ada… orang yang seperti itu?
Kuharap ada….
Benarkah ia hanya akan mencintai aku seorang?..
Kuharap demikian…
Benarkah ia tidak mengharapkan apapun dariku?
Begitulah seharusnya…
Seandainya dia tidak bisa mencintaiku karena apa adanya diriku…
Maka dia bukanlah ’orangku satu-satunya’…
Benarkah?..
Benar….
Benarkah dia ada?…
Benar….
Kalau begitu dimana?…
Pasti di tempat yang tidak jauh dari tempatku kini berada, orang yang menyukaiku itu kini berada….
Tapi….
Bagaimana seandainya ia nanti tidak mencintaimu?….
Bagaimana seandainya nanti orang itu mencintai orang lain dan bukan diriku?…..
Perasaan manusia itu tidak bisa dihilangkan atau ditambahkan
Jadi?…
Sulit bagi manusia untuk mengganti orang yang telah dipilihnya……
Aku tahu itu…..
Walau perasaan manusia itu mudah berubah…..
Ada juga yang tidak berubah…
Terutama perasaan cinta…. itu tidak mudah berubah…
Lalu bagaimana?
Bila demikian, aku harus memutuskan….
Memutuskan dan melakukannya…. bersama dengan diriku yang satu lagi…
Apakah kamu ’orangku satu-satunya’? atau kau sekarang sedang menyukai orang lain selain aku?..
Yang mana?… katakanlah…..